Tunangan Lena dan David

Tunangan Lena dan David – Adat Batak

Pernikahan adat yang berasal dari daerah Batak sedikitnya terdiri dari 9 tahap. Tahap-tahap berikut bisa menjadi salah satu pengetahuan mengenai beragamnya budaya dan adat yang dimiliki oleh Indonesia.

Persiapan Pernikahan dalam tahap ini adalah tahap memilih gadis yang akan dijadikan istri yang sesuai dengan kriteri pria atau keluarganya. Biasanya dilakukan kalau calau mempelai pria adalah yang sering merantau sehingga tidak dapat mencari pasangannya sendiri.Mangaririt

Mangalehon Tanda
Tahap mangalehon adalah tahap Persiapan Pernikahan dimana pria akan memberikan tanda kepada calon istrinya. Biasanya keduanya akan memberikan tanda. Pria akan memberikan uang kepada sang gadis sedangkan sang gadis akan memberikan kain sarung sebagai tanda.

Marhusip
Marhusip dapat diartikan sebagai berbisik, artinya adalah sebuah pembicaraan yang bersifat rahasia atau disebut juga sebagai perundingan antara utusan calon pengantik laki-laki dengan wakil dari calon pengantin perempuan. Biasanya didiskusikan tentang mas kawin yang tidak boleh diketahui secara umum karena dikhawatirkan akan terjadi kegagalan dari acara ini.

Martumpol
Acara pertunangan atau disebut juga sebagai acara martupol. Acara ini dihadiri oleh kedua orangtua dari calon pengantin laki-laki dan perempuan untuk melangsungkan janji pernikahan dan dilihat oleh jemaah gereja. Acara ini biasanya hanya dihadiri oleh para keluarga dan kerabat serta beberapa undangan tertentu.

Marhata Sinamot
Marhata Sinamot adalah pembicaraan tentang sinamot dari pihak laki-laki, hewan apa yang akan disembelih, berapa banyak jumlah ulos, jumlah undangan, dan akan dimanan upacara perkawinan akan dilaksanakan. Acara ini disebut juga sebagai acara perkenalan resmi kedua belah pihak keluarga.

Martonggo Raja
Persiapan Pernikahan tahap ini adalah acara untuk mengumpulkan semua anggota keluarga karena pada adat batak acara pernikahan adalah urusan semua keluarga sehingga harus dikumpulkan semua keluarga untuk upacara.

Marunjuk
Acara ini merujuk kepada saat berlangsungnya upacara perkawinan dimana akan dilaksanakan di tempat perkampungan pihak keluarga perempuan.

Paulak Une
Pada acara ini disebut juga sebagai acara untuk saling berkunjung antara kedua belah pihak keluarga. Kunjungan ini berselang beberapa hari setelah upacara perkawinan dilaksanakan. Biasanya pihak pengantin akan mengunjungi rumah keluarga laki-laki terlebih dahulu kemudian mengunjungi keluarga lain dari pihak perempuan

Maningkir Tangga
Setelah acara kunjungan ke rumah pihak laki-laki, kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi pengantin di rumah laki-laki yang disebut juga dengan acara maningkir tangga.

Pernikahan adat batak ini memang syarat dengan budaya dan peraturan dari norma-norma sosial yang berlaku. Bagi Anda suku Batak Persiapan Pernikahan pernikahan dengan adat ini tentu menjadi sebuah pilihan yang harus dilaksanakan untuk mempertahankan kebudayaan dan lebih meresapi setiap tahap demi tahap pernikahan.

artikel dikutip dari : http://www.seputarpernikahan.com/inilah-beberapa-tahap-pernikahan-adat-batak/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.